Friday, March 6, 2015

Katniss Everdeen

Apa rasanya jadi Katniss Everdeen?
Bukam, bukan bagian berburu, survive, dan jadi bagian kegiatan heroik sejenisnya. Tapi, kisah cintanya. Soal hatinya.
Saat dia punya Peeta yang besar cintanya melingkupi rela jiwa raga nyawa, Katniss masih menggantung asa pada teman- yang jujur namanya aku lupa- *self slap
Pertemanan bisa segitu membingungkannya kah?
Pada realitanya, ya. Ada beberapa.
Gemas dan ingin noyor Katniss kalau bisa, rasanya. Biar dia buka mata. Yang syukurnya cerita itu akhirnya bahagia, dengan pilihan tepat. Buat aku, sih.

Tapi, apa rasany jadi Katniss? Ada di posisi dia, posisi hatinya?
Punya seseorang yg seperti Peeta, tapi hatinya masih menatap sisi lain. Pasti engga enak ya. Mungkin, dia pusing juga. Ada saat dimana dia benci diri sendiri karena engga niat mau nyakitin hati siapa- siapa, gara-gara punya perasaan yang terbagi tak sengaja.
Asbak sih, asal nebak. Tapi itu, jelas engga enak.
Peeta-Katniss fanart

Pic source: fanpop.com

No comments:

Post a Comment